Yangnamanya kurikulum baru, tentu saja menuai banyak pertanyaan dari pihak-pihak terkait karena terkesan merombak apa yang sudah tertuang di kurikulum 2013 yang lalu. Karena itulah, Kemendikbudristek menampung berbagai pertanyaan untuk kemudian dijelaskan secara singkat dalam bentuk file PDF. Berhubung pertanyaannya lebih dari 100, jadi wlPrF. Kriteria paling rendah untuk menyatakan siswa mencapai kentuntasan dinamakan Kriteria Ketuntasan Minimal KKM. KKM harus ditetapkan di awal tahun ajaran dimulai, melalui musyawarah dewan guru pada satu sekolah. KKM atau Kriteria Ketuntasan Minimal sekolah ditentukan dalam musyawarah dewan guru. Biasanya ditentukan pada awal tahun ajaran baru. Standar KKM Nasional 2020. KKM SMA Tahun Ajaran 2021-2022 dan KKM SMA 2020 Cara Menentukan KKM Kurikulum 2013 Revisi Secara teknis prosedur penentuan KKM dapat dilakukan dengan cara berikut 1. Menghitung jumlah KD setiap mata pelajaran pada masing-masing tingkat kelas dalam satu tahun pelajaran 2. Menentukan nilai aspek karakteristik peserta didik intake, karakteristik mata pelajaran kompleksitas materi/kompetensi, dan kondisi satuan pendidikan daya dukung. Dengan mencari rata-rata 3 aspek tersebut maka akan menjadi KKM KD pengetahuan dan keterampilan. Adapun yang dimaksud dengan 3 aspek tersebut adalah a. Karakteristik Peserta Didik Intake Karakteristik peserta didik intake bagi peserta didik baru kelas 1 SD melalui hasil tes awal yang dilakukan oleh sekolah, peserta didik baru kelas VII antara lain memperhatikan rata-rata nilai rapor SD, nilai ujian sekolah SD, nilai hasil seleksi masuk peserta didik baru di jenjang SMP. Memperhatikan kualitas peserta didik yang dapat diidentikasi antara lain berdasarkan hasil ujian jenjang sebelumnya, atau nilai rapor sebelumnya. b. Karakteristik Mata Pelajaran Kompleksitas Karakteristik Mata Pelajaran kompleksitas adalah tingkat kesulitan dari masing-masing mata pelajaran, yang dapat ditetapkan antara lain melalui expert judgment guru mata pelajaran melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP tingkat sekolah, dengan memperhatikan hasil analisis jumlah KD, kedalaman KD, keluasan KD, dan perlu tidaknya pengetahuan prasyarat. c. Kondisi Satuan Pendidikan Daya Dukung Kondisi Satuan Pendidikan Daya Dukung meliputi antara lain 1 kompetensi pendidik misalnya nilai Uji Kompetensi Guru 2 jumlah peserta didik dalam satu kelas 3 predikat akreditasi sekolah 4 kelayakan sarana prasarana sekolah. 3. KKM KD dasar untuk mendapatkan KKM mata pelajaran 4. Jika satuan pendidikan menetapkan satu KKM maka KKM mata pelajaran dasar untuk mendapatkan KKM satuan pendidikan. a. Untuk memperoleh KKM mata pelajaran ataupun KKM satuan pendidikan bisa melalui b. Jika satuan pendidikan memilih KKM mata pelajaran maka jenjang kelas pada satu sekolah memiliki interval untuk predikat yang akan digunakan ke dalam rapor siswa berbeda setiap mata pelajaran dan setiap jenjang kelas c. Tetapi jika dipilih model satu KKM maka cukup satu KKM yang disebut dengan KKM satuan pendidikan, memiliki satu interval dan satu predikat untuk semua kelas dan jenjang kelas pada satu sekolah. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada contoh berikut 1. Lebih dari Satu KKM a. KKM KD Mata Pelajaran Matematika Kelas 1 Berdasarkan olahan KD di atas KKM Mata Pelajaran Matematika adalah 68 Lakukan hal yang sama untuk semua mata pelajaran yang diajarkan. Dan dari semua mata pelajaran ini maka akan diperoleh lebih dari satu KKM pada jenjang kelas. b. KKM Mata Pelajaran Satuan Pendidikan X Kelas X 2. Satu KKM Untuk mendapat satu KKM yang harus dilakukan guru terlebih dahulu mencari KKM mata pelajaran, dari KKM mata pelajaran pada semua kelas dan jenjang kelas direkap, kemudian dalam rapat dewan guru dimusyawarahkan menentukan KKM satuan pendidikan yang berasal dari nilai KKM terendah, rata-rata atau modus pada rekap KKM. Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah penetapan predikat untuk satuan pendidikan yang berasal dari KKM satuan pendidikan. Berdasarkan rekap KKM mata pelajaran dari setiap kelas di atas maka KKM satuan pendidikan adalah 70. 70 merupakan nilai terendah dari semua KKM mata pelajaran yang ada. Penetapan Perdikat 1. Jika memilih model Lebih dari satu KKM maka guru harus mencari semua rentang interval dan predikat untuk semua mata pelajaran. 2. Jika memilih model satu KKM maka guru cukup mencari satu interval dan satu predikat untuk semua kelas dan jenjang kelas pada satu sekolah. Contoh Misalnya, suatu sekolah berdasarkan hasil analisis menentukan satu KKM untuk seluruh mata pelajaran atau satu mata pelajaran 60 berarti predikat Cukup dimulai dari nilai 60. Rentang predikat menggunakan rumus sebagai berikut *Keterangan angka 3 pada rumus diperoleh dari jumlah predikat selain D A, B, dan C Sehingga panjang interval untuk setiap predikat 13 atau 14. Karena rentang predikat nilainya 13 atau 14, maka untuk mata pelajaran Matematika, rentang predikatnya sebagai berikut. Contoh Rentang Predikat untuk KKM Satuan Pendidikan 60 Pada contoh di atas, rentang predikat untuk predikat A yaitu 13 sedangkan predikat B dan C rentang predikatnya 14. Berikut disajikan tabel berisi beberapa contoh rentang predikat sesuai dengan KKM satuan pendidikan. Contoh Rentang Predikat dari Beberapa KKM Kenaikkan Kelas Kenaikan kelas peserta didik ditetapkan melalui rapat dewan guru dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang telah disepakati oleh seluruh warga satuan pendidikan, seperti Minimal kehadiran Ketaatan pada tata tertib Peraturan lainnya yang berlaku di satuan pendidikan tersebut Peserta didik dinyatakan tidak naik kelas apabila hasil belajar dari paling sedikit 3 tiga mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan keterampilan belum tuntas dan/atau sikap belum baik. Sumber KKM Kurikulum 2013 Revisi 2018 – Kriteria Ketuntasan Minimal yang berikutnya disebut dengan KKM adalah kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan oleh satuan pendidikan yang mengacu pada standar kompetensi lulusan. Di dalam menetapkan KKM, satuan pendidikan harus merumuskannya dengan beberapa pihak seperti kepala sekolah, pendidik, dan tenaga kependidikan yang merumuskan KKM, ada 3 tiga aspek yang perlu diperhatikan yaitu karakteristik peserta didik intake, karakteristik mata pelajaran kompleksitas materi atau kompetensi, dan kondisi satuan pendidikan daya dukung pada proses pencapaian teknis prosedur penentuan KKM mata pelajaran pada satuan pendidikan bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut, diantaranyaMenghitung jumlah kompetensi dasar KD setiap mata pelajaran pada masing-masing tingkat kelas dalam satu tahun nilai aspek karakteristik peserta didik intake, karakteristik mata pelajaran kompleksitas materi atau kompetensi, dan kondisi satuan pendidikan daya dukung dengan memperhatikan komponen-komponen sebagai juga Kurikulum 2013 revisi 2018 SD1. Karakteristik Peserta Didik IntakeKarakteristik peserta didik intake bagi siswa baru kelas VII antara lain dengan memperhatikan rata-rata nilai rapor SD, nilai ujian sekolah SD, nilai hasil seleksi masuk peserta didik baru di jenjang SMP. Bagi siswa kelas VIII dan IX antara lain diperhatikan rata-rata nlai rapor pada semester-semester yang Karakteristik Mata Pelajaran KompleksitasKarakteristik Mata Pelajaran Kompleksitas adalah tingkat kesulitan dari masing-masing mapel, yang bisa ditetapkan melalui expert judgment guru mata pelajaran dengan melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP pada tingkat sekolah, dengan mempertimbankan hasil analisis jumlah KD, kedalaman KD, keluasan KD, dan perlu atau tidaknya pengetahuan satuan pendidikan atau daya dukung yang terdiri atas 1 kompetensi pendidik misalnya saja nilai Uji Kompetensi Guru, 2 jumlah peserta didik dalam satu kelas, 3 predikat akreditasi sekolah, dan 4 kelayakan sarana prasarana Kriteria dan skala penilaian penetapan KKMUntuk dapat mempemudah analisis dalam setiap KD, maka perlu dibuat skala penilaian yang telah disepakati oleh guru mata Kriteria dan Skala Penilaian Penetapan KKMMenentukan KKM setiap KD menggunakan rumus seperti Aspek daya dukung mendapat nilai 90 Aspek kompleksitas mendapat nilai 70 Aspek intake memperoleh skor 65Apabila bobot dalam setiap aspek sama, maka nilai KKM untuk KD tersebut adalah sebagai dalam menetapkan nilai KKM KD, pendidik atau satuan pendidikan bisa juga memberikan bobot yang berbeda untuk setiap aspek. Atau bisa juga dengan menggunakan poin atau skor pada setiap kriteria yang telah Kriteria PenskoranApabila KD mempunyai kriteria kompleksitas tinggi, daya dukung tinggi dan intake peserta didik sedang, maka nilai KKM-nya adalah sebagai berikutRumus extNilai KKM merupakan angka bulat, jadi 66,7 jika dibulatkan menjadi KKM setiap mata pelajaran menggunakan rumus sebagai berikut Model Kiteria Ketuntasan Minimal KKMModel KKM sendiri terdiri dari satu KKM dan lebih dari satu KKM. Satuan pendidikan pun bisa memilih salah satu diantara kedua model penetapan KKM tersebut. Penjelasan selengkapnya dari kedua model tersebut adalah sebagai dari Satu KKMSatuan pendidikan bisa memilih setiap mata pelajaran mempunyai KKM yang berbeda. Misalnya saja, KKM IPA 64, Matematika 60, Bahasa Indonesia 75, dan begitu itu, KKM juga bisa ditentukan berdasarkan rumpun mata pelajaran kelompok mata pelajaran. Misalnya saja, rumpun MIPA Matematika dan IPA mempunyai KKM 70, rumpun bahasa Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris mempunyai KKM 75, rumpun sosial IPS dan PPKn mempunyai KKM 80, dan pendidikan yang lebih memilih KKM berbeda untuk setiap mapel, mempunyai konsekuensi munculnya interval nilai dan predikat yang berbeda-beda, diilustrasikan sebagai KKM mata pelajaran Bahasa Indonesia C cukup dimulai dari nilai 75. Predikat di atas Cukup adalah Baik dan Sangat Baik. Panjang interval nilai untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia bisa ditentukan menggunakan cara sebagai berikut Nilai maksimum – Nilai KKM 3 = 100 – 75 3+ 8,3Maka panjang interval untuk setiap predikat 8 atau panjang interval nilainya 8 atau 9, dan terdapat 4 macam predikat, yakni A Sangat Baik, B Baik, C Cukup Baik, dan D Kurang, untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia interval nilai dan predikatnya adalah sebagai berikut Contoh Interval Nilai dan Predikatnya untuk KKM 752 KKM mata pelajaran Matematika adalah C cukup mulai dari nilai 60. Panjang interval nilai untuk mata pelajaran Matematika bisa ditentukan menggunakan cara sebagai berikut nilai maksimum – nilai KKM 3 = 100 – 60 3= 13,3Maka panjang interval untuk setiap predikat 13 atau 14Sebab panjang interval nilainya 13 atau 14, untuk mata pelajaran Matematika interval nilai dan predikatnya adalah sebagai berikut contoh tersebut, panjang interval untuk predikat C dan B adalah 14, sedangkan untuk predikat A panjang intervalnya KKM mata pelajaran IPA adalah 64Nilai C cukup mulai dari nilai 64. Panjang interval nilai untuk mata pelajaran IPA bisa ditentukan menggunakan cara nilai maksimum – nilai KKM 3 = 100 – 64 3= 12Sebab panjang interval nilainya 12, untuk mata pelajaran IPA, interval nilainya 12 atau 13, dan predikatnya adalah sebagai dari ilustarasi tersebut, jika peserta didik memperoleh nilai yang sama misalnya saja 74, pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA, predikatnya akan menjadi berbeda-beda seperti berikut Contoh Predikat untuk KKM yang BerbedaKasus seperti di atas seringkali menimbulkan banyak masalah. Hal ini dikarenakan peserta didik, orang tua, masyarakat luas, dan pengguna hasil penilaian masih belum bisa memahami secara utuh. Sehingga, satuan pendidikan perlu mensosialisasikan dengan jelas kepada seluruh pihak yang juga RPP Bahasa Inggris SMA Kurikulum 2013Satu KKMSatuan pendidikan bisa memilh satu KKM untuk semua mata pelajaran. Setelah KKM setiap mata pelajaran sudah ditentukan, KKM satuan pendidikan bisa ditentukan dengan cara memilih KKM yang paling rendah, rata-rata, atau modus dari seluruh KKM mata saja, SMP Indonesian Pintar berdasarakan hasil analisis menentukan satu KKM untuk seluruh mata pelajaran KKM 78. Untuk satuan pendidikan yang menetapkan hanya satu KKM untuk seluruh mata pelajaran, interval nilai dan predikat bisa menggunakan satu saja, KKM menggunakan ukuran yang sudah lazim, yakni 60, berarti predikat Cukup dimulai dari nilai 60. Interval nilai dan predikat untuk seluruh mata pelajaran menggunakan tabel yang sama seperti misalnya yang ditunjukkan gambar di bawah Contoh Predikat Untuk Satu KKMDownload File Pendukung File PDF Google DriveDemikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang KKM kurikulum 2013. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih sudah mengunjungi website kami. AdvertisementScroll to Continue With Content

cara menentukan kkm satuan pendidikan kurikulum 2013